Pages

Jumat, 14 September 2012

Pengukuran Dasar - Materi IPA SMP Kelas 7

A. Pengertian

Mengukur: membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuannya

Contoh: seorang pedagang kain melayani pembeli yang ingin membeli kain sepanjang 3 meter. Pedagang itu lalu mengukur panjang kain dengan menggunakan mistar. Beberapa hal yang harus kita pahami dalam hal ini adalah:

* kain menyatakan objek yang diukur
* panjang menyatakan besaran yang diukur
* 3 meter menyatakan hasil pengukuran
* meter menyatakan satuan yang digunakan untuk menyatakan hasil pengukuran
* mistar adalah alat ukur yang digukanan
Dapat disimpulkan bahwa dalam kegiatan pengukuran harus selalu ada: objek yang diukur, besaran yang diukur, nilai atau besar hasil pengukuran, satuan yang digunakan untuk menyatakan hasil pengukuran, dan alat ukur yang digunakan.
Besaran: sesuatu yang diukur dan mempunyai nilai tertentu yang dapat dinyatakan dengan angka dan satuan


Satuan: pembanding yang digunakan untuk menyatakan nilai suatu besaran

Satuan baku: satuan yang bernilai sama dan tetap untuk setiap hasil pengukuran meskipun dilakukan oleh orang yang berlainan

Satuan tak baku: satuan yang bernilai berbeda dan tidak tetap untuk setiap hasil pengukuran


B. Besaran Pokok dan Besaran Turunan


Besaran pokok: besaran yang satuannya telah didefinisikan terlebih dahulu. Ada tujuh besaran yang termasuk besaran pokok, yaitu panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus listrik, kuat cahaya atau intensitas cahaya, dan jumlah zat.
Satuan dan simbol yang digunakan untuk tiap besaran pokok tersebut dinyatakan pada tabel sebagai berikut:
Tabel 1 Besaran Pokok dan Satuannya


Nomor Besaran Pokok Satuan (SI) Simbol Satuan
1Panjang meter m
2Massa kilogram kg
3Waktu sekon s
4Suhu Kelvin K
5Kuat Arus Listrik Ampere A
6Kuat Cahaya Candela cd
7Jumlah Zat mol
Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diperoleh dari satuan besaran-besaran pokok. Contoh-contoh besaran turunan: luas (diperoleh dari dua besaran panjang yang dikalikan), volume (diperoleh dari 3 besaran panjang yang dikalikan), kecepatan (diperoleh dari besaran panjang dibagi besaran waktu), percepatan (diperoleh dari besaran panjang dibagi besaran waktu pangkat dua), gaya, energi, usaha, berat, massa jenis, dan lain-lain.


C. Sistem Internasional

Hasil pengukuran harus dapat berlaku di seluruh dunia, hal ini dapat dipahami karena apabila terdapat perbedaan nilai hasil pengukuran bisa menimbulkan berbagai masalah. Oleh karena itu dibuatlah sistem Satuan Internasional (SI). Dalam sistem ini, satuan harus memenuhi syarat sebagai berikut:
1. satuan selalu tetap, artinya tidak mengalami perubahan akibat pengaruh apapun, misalnya suhu, tekanan, atau kelembaban.
2. bersifat internasional, artinya dapat dipakai dan berlaku di seluruh negara
3. mudah ditiru bagi setiap orang yang akan menggunakannya.


Standar-standar berbagai satuan pokok:
1. Standar untuk satuan panjang
Standar satuan panjang dalam SI adalah meter (m) dengan definisi satu meter standar adalah jarak yang besarnya sama dengan jarak tempuh cahaya dalam ruang hampa pada selang waktu 1/299.792.458 sekon. Beberapa satuan lain yang dapat digunakan untuk besaran panjang adalah desimeter (dm), sentimeter (cm), milimeter (mm), dekameter (dam), hektometer (hm), dan kilometer (km) dengan nilai konversi terhadap satuan meter adalah sebagai berikut:
a. 1 desimeter (dm) = 0,1 m
b. 1 sentimeter (cm) = 0,01 m
c. 1 milimeter (mm) = 0,001 m
d. 1 dekameter (dam) = 10 m
e. 1 hektometer (hm) = 100 m
f. 1 kilometer (km) = 1.000 m
Satuan-satuan lain yang juga digunakan dapat dilihat dalam tabel berikut:

Nomor Awalan Simbol Faktor Pengali
1.altoa1/1.000.000.000.000.000.000
2.fentof1/1.000.000.000.000.000
3.picop1/1.000.000.000.000
4.nanon1/1.000.000.000
5.mikrom1/1.000.000
6.megaM1.000.000
7.gigaG1.000.000.000
8.teraT1.000.000.000.000
9.petaP1.000.000.000.000.000
10.exaE1.000.000.000.000.000.000


Satuan baku yang bukan merupakan SI dan dapat dikonversi ke dalam satuan SI:
1 inci = 0,0354 m
1 yard = 0,9144 m
1 kaki = 0,3048 m

2. Standar untuk satuan pokok massa
Standar untuk satuan massa dalam SI adalah kilogram (kg). Satu kilogram standar sama dengan massa sebuah silinder tang terbuat dari campuran platina dan iridium yang sekarang tersimpan di Sevres, Paris, Perancis. Massa satu kilogram standar juga mendekati massa satu liter air murni pada suhu 4 derajat Celcius. Bebarapa satuan massa bukan SI yang juga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah: ton, kuintal, hektogram, dekagram, gram, miligram, dan mikrogram dengan kesetaraan nilai sebagai berikut:
a. 1 ton = 1.000 kg
b. 1 kuintal = 100 kg
c. 1 hektogram (hg) = 1 ons = 0,1 kg
d. 1 dekagram (dag) = 0,01 kg
e. 1 gram (g) = 0,001 kg
f. 1 miligram (mg) = 0,000001 kg
g. 1 mikrogram = 0,000000001 kg

3. Standar untuk Satuan Pokok Waktu
Standar untuk satuan waktu dalam SI adalah sekon (s). Satu sekon standar adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom Cesium-133 untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali. Satuan waktu bukan SI yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari antara lain: menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, windu, dan abad dengan nilai kesetaraan:
1 menit = 60 sekon,
1 jam = 60 menit = 3.600 sekon
1 hari = 24 jam = 1.440 menit = 86.400 sekon

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengikut

 

Blogger news

Blogroll

About